Apa yang Kurang dari Manchester United adalah: Mental!

Berita MUFCAda jutaan hal yang masih bisa didiskusikan tentang kekalahan Manchester United dari Everton. Setiap orang di klub ini sedang mencoba mencari tahu apa yang salah dengan Manchester United?

PERHATIAN! Pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum merupakan pelanggaran pidana Hak Cipta. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113  tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.

Sebagai fans, kita pun sah-sah saja untuk ikut berdiskusi mencari tahu apa yang salah dengan klub kesayangan kita itu. Dan bagi para fans yang telah lama menjadi fans United, ada satu kelemahan di tim saat ini yang bisa kita lihat dengan mata telanjang.

Mental!

Tak dipungkiri, Manchester United kini memiliki barisan pemain muda dengan talenta yang besar. Mereka punya skill tinggi dan juga kecepatan yang dibutuhkan untuk sukses. Namun mengapa mereka bisa bermain tidak konsisten? Jawabannya adalah mental.

Perbedaan antara tim Manchester United yang sekarang dengan yang dulu kita kenal di bawah asuhan Fergie adalah kekuatan mental. Sosok Fergie berhasil membangun mental para pemain United menjadi tak terkalahkan. Mereka tak mudah dipukul jatuh. Setiap kondisi dan tekanan dihadapi dengan berani.

Selalu saja ada sosok seperti Bryan Robson, Steve Bruce, Roy Keane, Peter Schmeichel, dan Eric Cantona yang siap “mengamuk” di lapangan jika melihat rekan-rekannya tampil loyo. Namun di tim sekarang, kita tak memiliki pemimpin seperti ini.

Beberapa tahun yang lalu, saat Jose Mourinho mempersembahkan 3 gelar di tahun keduanya menangani United, kita memiliki Zlatan Ibrahimovic. Para pemain United lainnya begitu sungkan dan kagum kepada Zlatan. Sehingga mereka bersedia berjuang mati-matian bersama Zlatan di lapangan. Zlatan pun siap “mengamuk” jika melihat rekannya loyo. Saat Zlatan absen karena cedera, terbukti United jadi lebih tidak konsisten.

Setelah Zlatan pergi, United tak lagi memiliki pemimpin dengan mental seperti Zlatan. Akibatnya, saat para pemain loyo, mereka tak mampu lagi membangunkan diri sendiri untuk terus berjuang.

Inilah yang menjadi PR bagi Solskjaer di musim panas nanti. Setidaknya ia harus membawa satu pemain dengan mental pemimpin seperti ini. Haus kemenangan dan bisa membangkitkan semangat kawan-kawannya. Tentu saja PR lainnya adalah membenahi mental para pemain agar lebih garang lagi.

Bicara memang mudah, tapi untuk menjalaninya, kita serahkan pada Ole Gunnar Solskjaer dan tim pelatihnya. Semoga United kembali berjaya di musim depan.

Baca  berita terbaru setiap hari, gabung dengan telegram kami di http://t.me/beritamufc

Baca juga berita seru terbaru Manchester United lainnya di beritamufc.com

(AN)Sumber Gambar:https://metro.co.uk

Share
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com