Bisakah Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic Bermain Bersama?

iklan mufc agustus3

Berita MUFC Zlatan Ibrahimovic segera merumput kembali bersama Manchester United. Musim lalu, keran gol Manchester United sangat bergantung kepadanya. Bagaimana dengan musim ini?


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


Selama Zlatan Ibrahimovic absen di awal musim, MU membeli Romelu Lukaku. Penyerang Belgia itu telah membuktikan kemampuannya dan bisa diandalkan di lini depan. Kini, dengan pulihnya Zlatan, siapa yang akan dipakai Mourinho? Bisakah keduanya bermain bersama?

Selama ini, pola 4-2-3-1 menjadi pola dasar yang digunakan Jose Mourinho untuk Manchester United. Lukaku menjadi ujung tombak serangan, dengan di dukung Marcus Rashford/Martial di kir dan Juan Mata /Jesse Lingard di kanan. Sementara di belakang Lukaku, Mkhitaryan (terkadang Paul Pogba agak dimajukan), bermain sebagai penyuplai bola.

Dengan kemampuan Lukaku menahan bola dan kecepatannya, pola serangan balik sangat tepat diterapkan. Sementara bila Zlatan yang menjadi penyerang tunggalnya, pola serangan balik tidak akan berjalan dengan baik. Zlatan sudah termakan usia, dan kecepatannya sudah hilang. Meski begitu, ketajamannya tetap bisa diandalkan. Ia lebih cocok bermain di kotak penalti lawan. Artinya, dengan Zlatan, Manchester United harus tampil menyerang dan menekan lawan.

Bisakah keduanya bermain bersama?

Jika mau bereksperimen, Mourinho bisa mencoba menggunakan 3 penyerang dengan pola 4-3-3. Zlatan Ibrahimovic akan menjadi penyerang dalam kotak penalti lawan, sementara Romelu Lukaku bisa digeser ke kanan. Kaki kiri Lukaku lebih bisa diandalkan untuk mencetak gol. Dengan diletakkan di sebelah kanan, Lukaku lebih bebas bergerak karena bek lawan akan memperhatikan Zlatan. Ia pun bisa menusuk dan menembak dengan kaki kirinya. Sementara di sebelah kiri, MU bisa mengandalkan Rashford atau Martial. Adapun 3 gelandang tengah bisa dipercayakan pada Nemanja Matic, Paul Pogba, dan Mkhitaryan/Ander Herrera.

Pola lainnya, adalah 4-4-2. Di mana Lukaku akan berduet dengan Zlatan di lini depan. Zlatan akan bermain agak belakang, untuk menjadi dinding dan pemberi ruang serta umpan bagi Lukaku. Namun pola ini berarti MU akan mengurangi peran Rashford atau Martial. Mereka harus menjadi winger dengan tugas utama menyuplai bola ke dua striker.

Pola mana yang akan dipakai Mourinho? Well, Mourinho adalah boss-nya.Jadi ia yang lebih tahu mana yang terbaik bagi timnya. Kita lihat saja, bagaimana cara Mourinho meramu dua top skorer EPL musim lalu itu di dalam satu tim.

Nantikan berita Manchester United lainnya di beritamufc.com (YG)

Sumber Gambar: http://www.goal.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com