Eks MU (8): Graeme Hogg, Merasakan Ketatnya Persaingan Di Lini Belakang

Berita MUFC – Graeme Hogg merupakan produk tim akademi Manchester United. Pemain asal Scotlandia ini merasakan persaingan yang begitu ketat di lini belakang dan harus puas menjadi pelapis duet bek tengah Kevin Moran-Paul McGrath di tahun 80-an.


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.  


Empat tahun karirnya di United sejak tahun 1984, Hogg lebih banyak duduk di bangku cadang­an.. Patennya duet Kevin Moran dan Paul McGrath membuat dirinya harus bersabar untuk menjadi pilihan utama ketika United masih ditangani oleh Ron Atkinson.

Nasib lulusan akademi United junior tersebut juga tidak berubah ketika Alex Ferguson datang ke United. Musim 1987-1988 dirinya sudah masuk daftar pemain yang siap dijual. Apalagi dengan datangnya Steve Bruce membuat peluangnya bermain semakin kecil. Sempat dipinjamkan ke W.B.A akhirnya Hogg memutuskan untuk pergi ke Portsmouth di awal musim 1988-1989 setelah tampil 83 kali bersama United dan mencetak satu gol.

Di Portsmouth dia menjadi andalan klub tersebut hingga tahun 1991 kemudian pindah ke Hearth of Midlothian hingga tahun 1995, Notts County hingga tahun 1998, kemudian terakhir dia pindah ke Brenford untuk kemudian gantung sepatu.

Tunggu berita Manchester United lainnya hanya di beritamufc.com. (Uck)

Sumber gambar https://www.gettyimages.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com