Fergie: “Ada Cara Mengalahkan Barcelona dan Menghentikan Messi!”

Berita MUFC Manchester United akan menghadapi Barcelona di ajang Liga Champions bulan depan. Bagi sebagian besar orang, hasil undian ini ibaratnya “hukuman mati” bagi naak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer.

PERHATIAN! Pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum merupakan pelanggaran pidana Hak Cipta. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113  tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.

Manchester United memang tampil trengginas sejak ditangani OGS. Mereka juga berhasil mengalahkan PSG dengan cara yang impresif. Namun menghadapi Barcelona di babak perempat final? Banyak pihak merasa pesimis. Termasuk mungkin beberapa fans United. Namun Fergie merasa MU bisa mengalahkan tim katalan itu.

Jika sempat membaca buku Autobiografi Alex Ferguson, kita akan melihat pendapat Fergie saat harus dikalahkan Barcelona dua kali di Final Liga Champions tahun 2009 dan 2011. United mungkin mendapat hikmah dari kepahitan yang dialami Fergie saat mencoba menghentikan Messi dan kawan-kawan. Menurut Fergie, berikut adalah cara untuk mengalahkan Barca:

  1. Berani Tampil Defensif

“Barcelona adalah tim terbaik yang pernah menghadapi tim Manchester United yang saya arsiteki,” ujar Fergie. “Di Barcelona ada pemain-pemain mungil, tidak sampai 1,7 meter, tetapi berani seperti singa.”

“Keberanian adalah syarat mutlak untuk menghadapi tim Barcelona. Di kedua Final Eropa itu, bisa saja kami lebih mengimbangi tim terbaik Spanyol itu dengan bermain lebih defensif. Tetapi waktu itu saya berpikir Manchester United tidak pantas menang dengan bermain bertahan.”

“Saya menggunakan taktik bertahan untuk mengalahkan Barcelona pada semifinal 2008. Andai kami menggunakan taktik yang sama di kedua final itu, mungkin hasilnya bisa berbeda.”

  • Sisakan 2 Orang Berpenetrasi Hebat di Lini Depan

“Ada cara untuk mengalahkan Barcelona dan menghentikan Lionel Messi. Itu kami buktikan pada 2008. Kami menempatkan Tevez sebagai penyerang dan dibelakangnya ada Cristiano Ronaldo. Kemampuan penetrasi keduanya membantu kami menguasai bola.”

“Ronaldo mencari ruang sempit, sementara Tevez menjemput bola.”

  • Messi Lebih Berbahaya sebagai Penyerang Lubang Ketimbang di Sayap

Fergie merasa, para pemain MU harus mampu menggiring Messi ke arah sayap. Karena di area itu, Messi kurang berbahaya dibanding berada di tengah sebagai penyerang lubang di belakang striker. “Untuk mengalahkan Barcelona dibutuhkan bek tengah yang sangat positif. Rio dan Vidic (saat bertemu Barcelona) berada di usia lebih suka menjaga wilayah. Tidak ada yang salah dengan itu. Tapi menghadapi Barcelona, Anda membutuhkan lebih dari itu.”

“Diperlukan bek tengah yang siap mematikan Messi, tanpa perlu khawatir apa yang terjadi di belakang. Messi mungkin akan bergerak ke samping. Tidak apa-apa. Dia kurang berbahaya di samping, ketimbang berada di tengah lapangan.”

  • Jangan Mudah Kehilangan Bola

“Kehilangan bola melawan Barcelona mahal harganya. Karena mereka bisa membuat kita menjadi penonton. Kita berpikir bisa merebut bola lagi, tetapi kita tak bisa. Kecepatan, kekuatan, dan arah operan membuat pemain kita tertarik ke daerah yang tak seharusnya kita masuki. Mereka hebat dalam hal ini.”

  • Berhati-hati pada 15 Menit Awal Babak Kedua

Barcelona lebih sering mencetak gol pada 15 menit pertama babak kedua. Sebaiknya perintahkan seorang pemain untuk mengawal Messi di 15 menit pertama ini. “Saya seharusnya memerintahkan Park Ji-Sung untuk mengawal Messi di 15 menit pertama ini,” ujar Fergie.

  • Penyerang Bermain ke Arah Sayap

“Saya juga harusnya menggeser Rooney ke sayap kiri. Andai kami memakai taktik itu, mungkin kami bisa mencuri gol,” kata Fergie tentang kekalahan 1-3 dari Barca pada Final Liga Champions 2011 di Wembley.

“Kami mungkin bisa memanfaatkan serangan balik.”

  • Manfaatkan Sepak Pojok secara Optimal

Ukuran tubuh pemain Barcelona yang kecil, memiliki kelemahan dalam mengantisipasi tendangan pojok. “Kami bisa mendapat keuntungan dari tendangan pojok.”

Berkaca dari pengalaman itu, mungkin Ole Gunnar Solskjaer bisa memperhatikan nasihat dari Fergie ini dan menerapkannya saat dua kali berhadapan dengan Barcelona di bulan April nanti. Menggunakan formasi defensif 4-4-2, seperti saat menang atas Tottenham Hotspurs, Arsenal, Chelsea, dan PSG di Paris. Memakai bek tengah seperti Chris Smalling dan Victor Lindeloff/Phil Jones  yang bisa menghentikan Messi secara agresif. Lalu menumpuk 4 gelandang yang siap bertarung di lini tengah dengan pilihan: Nemanja Matic, Scott McTominay, Ander Herrera, dan Paul Pogba.

Ander Herrera bisa ditugaskan untuk mematikan Messi selama 15 menit pertama babak kedua. Lalu Pogba harus memanfaatkan bola untuk segera mengirimkan umpan daerah ke arah sayap kepada dua penyerang United yang bisa diperankan oleh Marcus Rashford dan Romelu Lukaku/Anthony Martial.

Tak ada yang mustahil di dunia ini. Manchester United sudah membuktikan bisa mengejar ketertinggalan 2 gol dari PSG. Dan mungkin inilah saat yang terbaik untuk kembali menciptakan keajaiban menghadapi Barcelona.

“Besok-besok jika bertemu Barcelona di Liga Champions lagi, saya akan memainkan Jones dan Smalling untuk mematikan Messi. Saya tak mau membiarkan dia menyiksa kami lagi,” ujar Fergie.

Baca berita terbaru setiap hari, gabung dengan telegram kami di http://t.me/beritamufc

Baca  juga berita seru terbaru Manchester United lainnya di beritamufc.com

(AN)Sumber Gambar:http://www.zimbio.com

Share
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com