Jose Mourinho Jelaskan Alasannya selalu Tunjukkan Ekspresi Datar Saat Raih Kemenangan di MU

Berita MUFC – Jose Mourinho jelaskan alasan mengapa ia hanya menunjukkan ekspresi datar saat Manchester United menang dari Southampton 3-2 di final League Cup, dan menyebutkan bahwa aksi selebrasi hanya wajar dilakukan oleh para pemain dan juga suporter.


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


Gol Zlatan di menit ke-87 berhasil membuat Manchester United membawa pulang trofi pertama Jose Mourinho sebagai manajer di klub bergengsi ini.

Gol pemain asal Swedia itu membuat para pemain serta suporter melakukan aksi selebrasi, namun manajer berusia 54 tahun itu tetap tak bergeming, bahkan menolak untuk tersenyum kala mengangkat trofi pertamanya itu.

Mourinho akhirnya blak-blakan jelaskan alasannya tak tunjukkan ekspresi apa pun, yaitu karena ia ingin semua orang memusatkan perhatian mereka pada pemainnya dan juga para suporter.

“Tentu saja aku menikmati kemenangan EFL Cup, aku benar-benar menikmatinya,” katanya dengan jujur.

“Aku bisa menyembunyikan perasaanku, dan menyembunyikan perasaan adalah salah satu cara mengendalikan diri. Setelah babak final EFL Cup, aku merasa sangat senang, tapi apakah aku menunjukkannya?

“Di depan umum, aku tak ingin menjadikan diriku sebagai pusat eksploitasi yang seharusnya menjadi milik para pemain dan fans. Tapi tentu saja segalanya berubah di ruang ganti. Di sana, aku bisa mengeluarkan segala perasaanku dan berbagi segala sukacita.

“Di babak final itu, ada beberapa momen yang sebenarnya tak kusuka, dengan permainan para pemainku, tapi aku mencoba untuk memahami konteksnya, situasi yang terjadi dan tetap tak menunjukkan ekspresi apa-apa. Lalu aku mencoba menerapkan pola pikirku pada pemain. Bisa dikatakan, aku sekarang lebih baik dari sebelumnya.”

Mourinho yang dulu pastilah berani menunjukkan sukacitanya atas gol Zlatan, ia akan melepaskan jaketnya, berlari menyeberangi lapangan, lalu menuju para fans Southampton sembari menaikkan kepalan tangannya ke udara, dan itu baru 60 detik pertama saja.

Namun kini ia telah berubah menjadi sosok yang lebih tenang. Pengalaman menyenangkan serta buruk yang telah dilaminya mengubah tingkah lakunya, tiap keputusan yang diambilnya, dan caranya memberikan perhatian pada anak buahnya.

Tunggu berita MU terbaru lainnya hanya di beritamufc.com. (Nina)

Sumber gambar: thepeoplesperson.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com