Mantan Gelandang Manchester United Pensiun di Usia 31 Tahun

Berita MUFC- Masih ingat Anderson? Gelandang asal Brazil yang direkrut Manchester United dari FC Porto.

PERHATIAN! Pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum merupakan pelanggaran pidana Hak Cipta. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113  tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.

Lama tak terdengar kabarnya, ternyata ia kini menyatakan diri gantung sepatu di usia yang terbilang masih produktif sebagai seorang gelandang, yaitu 31 tahun.

Pada usia 20 tahun, Anderson Luiz de Abreu Olivera sepertinya akan menjadi bintang yang cemerlang di masa depan. Ia terpilih meraih trofi Golden Boy. Ia pun bermain di klub besar Brazil, Gremio.

Setelah itu, Anderson pindah bermain di Porto lalu semusim kemudian dijual dengan harga cukup tinggi ke Manchester United, yaitu dengan harga 30 juta euro.

Fergie memberikan kepercayaan yang besar kepadanya. Di musim pertamanya, ia meraih gelar bersama Manchester United, meski jarang bermain sebagai starter. Setelah Fergie digantikan oleh David Moyes, Anderson mulai kehilangan tempat di tim inti.

Pada pertengahan musim 2013/2014 ia harus pergi sebagai pemain pinjaman dengan harapan lebih banyak bermain di Fiorentina. Sayangnya, ia tak dapat menunjukkan sinarnya di Serie A. Ia pun kembali ke United saat kursi manajer diisi oleh Louis van Gaal.

Anderson bermain penuh 90 menit saat United mengalami kekalahan memalukan 0-4 dari klub kecil Milton Keynes Dons di Piala Liga. Di laga itu, Anderson mendapatkan cedera lutut serius yang akhirnya menghambat kariernya di tahun-tahun kemudian.

Ia sempat bermain di Internacional lalu terakhir bermain di klub Turki, Adana Demirspor. Klub Turki ini kemudian mengumumkan bahwa Anderson menyatakan diri pensiun di usia 31 tahun dan tetap berada di klub sebagai staff.

“Anderson turut mengikuti acara kami dengan baik, namun tak terlibat dalam skuat. Anderson mendapatkan pekerjaan di klub ini, pergi bekerja, dan memutuskan pensiun dari sepakbola,” kata Murat Sancak, direktur Adana.

“Ia akan terus bekerja di klub ini dan mengurusi masalah hubungan luar negeri klub kami.”

Ini tentu bukan akhir yang manis bagi Anderson, pemain yang bakatnya sempat disebut setara dengan Lionel Messi, Sergio Aguero, dan Cesc Fabregas.

Inilah bukti bahwa kesuksesan seseorang, tidak hanya bergantung pada bakat yang dibawanya sejak lahir. Kerja keras dan keberuntungan, turut mempengaruhi kesuksesan manusia. Karena itu, selain bakat, teruslah berupaya dan berdoa untuk menuju puncak kesuksesan.

Mari kita belajar dari pengalaman Anderson…

Baca  berita terbaru setiap hari, gabung dengan telegram kami di http://t.me/beritamufc

Baca juga berita seru terbaru Manchester United lainnya di beritamufc.com (RN)

Sumber Gambar: https://www.marca.com

Share
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com