Michael Carrick: Luar Biasa di Klub, Tidak Dihargai di Negaranya

Berita MUFC – Michael Carrick telah mengkonfirmasi akan pensiun pada akhir musim. Tahun-tahun pelayanannya akan diingat dengan sangat luar biasa di Manchester United, tapi apakah sepakbola Inggris benar-benar menghargainya?


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


Dia telah memenangkan lima gelar Premier League, satu Liga Champions dan enam piala besar lainnya. Dia telah digambarkan sebagai “pemain Inggris terbaik dalam permainan” oleh Sir Alex Ferguson dan membuat hampir 500 penampilan untuk Manchester United. Tapi saat Michael Carrick mengumumkan bahwa dia akan gantung sepatu di akhir musim, sulit untuk mengabaikan perasaan bahwa bakatnya kurang dihargai.

Dengan bernomor punggung 16, dia kerap dibanding-bandingkan dengan Roy Keane bahkan setelah Carrick membantu United meraih tiga gelar Premier League berturut-turut dan kemenangan Liga Champion yang di tahun 2008, dia masih diragukan.

“Bahkan saat kami memenangkan liga, ada tantangan untuk meyakinkan orang-orang tentang seberapa bagus Michael, dan seberapa penting dia bagi tim,” kata Gary Neville.

“Carrick melakukan hal yang tak terlihat. Tanda pemain bagus adalah mereka selalu terlihat terkendali. Michael selalu memegang kendali.” tambah Neville

Carrick sangat penting bagi rekan lini tengahnya. Paul Scholes biasa membicarakan keamanan yang Carrick berikan di belakangnya, dan dia juga sangat berpengaruh terhadap Paul Pogba baru-baru ini.

“Saya mendengarkan nasehatnya,” kata Pogba

“Setiap saat, sebelum sebuah pertandingan, dia datang untuk berbicara dengan saya dan dia akan menanyakan hal-hal dan membuat saya tenang. Dia adalah mentor untuk saya dan seseorang yang patut saya teladani ” tambah Pogba.

Sayangnya walau diakui oleh rekan-rekannya satu tim, Carrick kurang mendapatkan kepercayaan di tim nasonal inggris. Sejak tahun 2001 dia hanya tampil 34 kali bersama Inggris. Ketika itu dia bisa dibilang salah masa karena bertepatan dengan masa keemasan Steven Gerrard dan Frank Lampard yang terbukti keduanya kurang kompak dipadukan di lini tengah. Padahal ketika itu dia sukses membawa United menjuarai tiga kali gelar Premier League secara berturut-turut, namun pergantian manajer di tim nasional Inggris pun tak mengubah keadaan. Carrick memang kerap dipanggil namun hanya sebagai penghangat bangku cadangan.

Setelah masa Sir Alex Ferguson berakhir, Carrick memang harus berjuang keras mendapat tempat di United. Di era Louis van Gaal bahkan dia harus menunggu beberapa bulan untuk mendapat kepercayaan di lini tengah. Beberapa pemain dicoba untuk mengisi tempatnya dari Ander Herrera, Daley Blind, Schneiderlin, Bastian Scwheinsteiger tapi tak ada yang sebaik Carrick di lini tengah.

Baru musim ini kedatangan Nemanja Matic yang cukup sukses mengisi tempatnya membuat dirinya bisa lega sudah ada pengganti yang pas buat dirinya. Kini dengan seiring usianya 36 tahun, dia merasa waktunya untuk gantung sepatu di akhir musim.

“Ada saatnya untuk pensiun,  suka atau tidak suka, tubuh Anda mengatakan bahwa sudah waktunya berhenti bermain sepak bola. Itu adalah sesuatu yang harus Anda terima. Di titik inilah saat ini aku berada. ” kata Michael Carrick.

“Jelas, saya memiliki masalah pada waktu pertandingan menghadapi Burton, ketika dimulai pada babak kedua, dan kemudian melakukan beberapa tes setelah itu,”

“Masalah yang sama terjadi pada hari minggu-minggu itu dalam latihan, jadi saya menjalani prosedur minggu berikutnya, yang saya jalani dan sekarang semuanya benar-benar baik. Butuh sedikit waktu untuk menyelesaikannya. Tapi ada beberapa saat, selama dua atau tiga hari, saya berpikir ‘apakah saya akan terus bermain atau tidak?’ atau ‘apakah itu layak atau tidak?’

“Saya kembali fit dan saya ingin menyelesaikan persyaratan saya sendiri, setidaknya saya bisa memutuskan dan tidak dipaksa karena itu, jadi saya bertekad untuk kembali fit. Saya mengerti setelah kembali fit saya tidak bisa bermain sebanyak mungkin permainan yang mungkin saya lakukan, tapi itu adalah sesuatu yang saya mengerti.”

Ketika ditanya apakah dia akan bergabung dengan staff pelatih Jose Mourinho, dia berkata:

“Ya, ini sudah selesai, kami masih membicarakannya, jujur saja, jadi belum ada yang benar-benar dikonfirmasi, tapi sepertinya memang demikian. ”

“Saya baru saja berlatih keras dan berusaha untuk tetap fit dan telah berhasil memainkan beberapa permainan sejauh ini dan kami akan melihat apa yang terjadi menjelang akhir musim ini ”

Tunggu berita Manchester United lainnya hanya di beritamufc.com. (Uck)

Sumber gambar https://www.gettyimages.com/

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com