Musim yang Indah bagi Manchester United! Ini Alasannya

Berita MUFC All’s  well that ends well. Idiom itu sangat pas menggambarkan pencapaian Manchester United musim ini. Semuanya akan terasa berjalan baik, jika diakhiri dengan baik…


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


Pasca Sir Alex Ferguson melengserkan diri, Manchester United seperti kerepotan untuk menempatkan dirinya di jajaran klub elite di Inggris dan Eropa. Tiga tahun setelah Alex Ferguson pensiun, hanya satu gelar di Community Shield yang dipersembahkan David Moyes dan satu Piala FA yang diraih Louis van Gaal, yang bisa diperoleh Setan Merah. Jumlah yang sangat sedikit, dibandingkan dengan standar tinggi klub sekelas United.

Ketika Jose Mourinho datang, harapan fans membuncah tinggi. Ia diharapkan segera meraih sukses di musim pertamanya. Namun kenyataan sering tak seindah harapan. United mengalami 2 masalah utama di musim ini. Masalah yang pertama adalah terlalu banyak menuai hasil imbang. Dan masalah yang kedua, mereka diserbu rentetan cedera pemain justru di pekan-pekan sibuk antara Maret-April 2017.

Akibatnya, mereka terlempar dari persaingan perebutan gelar juara EPL, bahkan hanya finish di urutan ke-6 di Liga Inggris. Dan mereka juga tertendang keluar dari Piala FA di perempat final saat kalah menghadapi Chelsea 1-0.

Para United’s haters bertepuk tangan melihat keterpurukan tim kebanggaan kita ini. Mereka tertawa dan beranggapan bahwa ini akan menjadi musim yang buruk (lagi!) buat United. Namun mereka salah!

Nyatanya, bagi para fans Setan Merah harusnya ini menjadi musim yang indah. Banyak alasan yang bisa membuat kita meyakini hal itu.

Yang pertama, meski gagal di EPL tetapi Manchester United membuktikan bahwa mereka adalah tim yang sangat sulit ditaklukkan. Rentetan hasil tak terkalahkan selama 25 pertandingan di EPL menjadi buktinya.

Yang kedua, Manchester United sukses meraih gelar di Community Shield. Mereka menaklukkan juara bertahan EPL musim lalu, Leicester City.

Yang ketiga, Manchester United juga berhasil mengangkat Piala Liga. Mereka menjadi juara di EFL Cup sekaligus meraih trofi kedua Mourinho bersama United.

Yang keempat, United mengakhiri musim dengan menaklukkan Ajax Amsterdam di partai puncak Liga Eropa. Ini menjadi trofi ketiga bagi United musim ini. Maka tak heran jika saat merayakan juara dan berfoto dengan piala, Mourinho meminta para anak buahnya untuk mengacungkan tiga jari.

Dan yang kelima, Mourinho berhasil menorehkan debut yang manis bagi para pemain muda United di EPL saat menang 2-0 atas Crystal Palace. Kini, fans pun mengenal nama Demetri Mitchell, Josh Harrop, Scott McTominay, dan Angel Gomez. Mereka melengkapi pasukan muda yang sebelumnya telah tampil di tim reguler, seperti Marcus Rashford, Anthony Martial, Timothy Fosu-Mensah, dan Axel Tuanzebe.

Dengan pencapaian itu, bisa dibilang musim ini telah menjadi musim yang indah bagi Manchester United. Dan mari berharap, semua ini hanyalah sebuah awal dari era yang indah… GGMU!

Nantikan berita Manchester United lainnya di beritamufc.com (YG)

Sumber Gambar: https://in.pinterest.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com