Paul Pogba From Hero to Zero

Berita MUFC –Seminggu yang lalu Manchester United menang melawan pemimpin klasemen Manchester City, namun setelah itu United mengalami kekalahan 0-1 dari juru kunci klasemen, WBA di Old Trafford.


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


Paul Pogba menjadi bintang lapangan seminggu yang lalu, namun setelah kekalahan WBA dia seperti tak berdaya di lini tengah United. Dia malah mendapatkan kartu kuning konyol ketika menyambut umpan silang dengan tangannya di depan gawang.

Sikap tak seriusnya bermain-main dengan aksi-aksi yang tak perlu di lini tengah membuat Mourinho menggantikannya dengan Martial di pertengahan babak kedua. Sebelumnya Mourinho meminta Pogba untuk tampil konsisten namun ternyata menghadapi WBA dia seperti kurang berkoordinasi dan sering bertabrakan dengan posisi Alexis Sanchez.

Selain Paul Pogba, sebenarnya pemain United lainnya, Juan Mata juga tak tampil maksimal. Cuaca hujan di pertandingan ini mungkin membuat mereka kehilangan konsentrasi dan menghilangkan kreativitas mereka. Serangan ke gawang WBA yang berbahaya Cuma dua kali itu pun keduanya dari Romelu Lukaku, sementara Lingard, Sanchez, Matic, Pogba, Smalling dan Martial peluangnya jika tak membentur pemain belakang ya melebar.

Performa Paul Pogba di awal musim sebenarnya istimewa, namun cederanya dia menghadapi Basel membuat dia harus absen lama. Setelah itu peformannya menurun drastis dan seperti kehilangan kepercayaan diri. Hubungannya dengan Mourinho pun dikabarkan memburuk walau sudah dibantah oleh keduanya.

Yang jelas kekalahan ini membuat tim sekota Manchester City memastikan menjadi Juara Premier League 2017/2018. Ini untuk kedua kalinya City juara setelah Sir Alex Ferguson pensiun sementara United selama lima tahun ini terus berproses mematangkan posisi di klasemen yang tak kunjung stabil akibat mengganti manajer yang memiliki perbedaan gaya permainan membuat United harus selalu memulai dari awal jika melakukan pergantian manajer.

Semoga dengan kegagalan di Premier League musim ini bisa menjadi pelajaran buat para pemain United menggingat musim-musim sebelumnya mereka terlalu jauh dari persaingan. Kali ini harusnya rasa sakit ini menjadi cambuk untuk fokus dengan tampil konsisten. Itulah kekurangan mereka di lima musim terakhir.

Tunggu berita Manchester United lainnya hanya di beritamufc.com. (HR)

Sumber gambar: https://www.gettyimages.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com