Pengakuan Mengejutkan Michael Carrick

BeritaMUFC – Di otobiografi terbarunya, Michael Carrick mengakui bahwa ia sudah nyaris bergabung dengan Arsenal pada 2004 lalu. Namun ketika itu Arsene Wenger lebih memilih untuk memasukkan Cesc Fabregas ke tim pertama.


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


Ia mengungkapkan hal itu pada Selasa lalu, dan juga sebagian kecil kisahnya yang tertera dalam otobiografinya yang akan diluncurkan pada 18 Oktober mendatang. Ia mengaku bahwa dirinya mengalami depresi setelah Manchester United mengalami kekalahan dari Barcelona dengan skor 2-0 di Liga Champions 2009.

Carrick juga menceritakan secara detail tentang fakta bahwa dirinya nyaris bergabung dengan Portsmouth dan juga nyaris menjadi pemain Arsenal, namun kesepakatan ytak terjadi di detik-detik terakhir.

“Setelah satu tahun berada di Divisi Pertama, aku harus kembali bermain secara serius, dan ketika itu West Ham sangat membutuhkan uang,” katanya.

“West Brom dan Portsmouth mendekatiku di musim panas 2004, dan Iain Dowie juga berusaha untuk membuatku bergabung dengan Crystal Palace. Aku tak memberikan jawaban pada ketiga klub itu karena aku tak merasa itu adalah klub yang tepat untukku.

“Everton juga tertarik dan aku bicara pada David Moyes melalui telepon, tapi itu juga tak terealisasi. Setelah beberapa minggu, Portsmouth kembali melakukan pendekatan padaku. Ketika itu Portsmouth adalah klub yang cukup solid, Harry Redknapp juga berada di sana, dan juga Peter Storrie, yang kukenal di West Ham. Aku menjalani pramusim dengan baik, dan ketika itu waktu sudah hampir habis, jadi aku sepakat untuk bertemu dengan Harry.

“Jadi aku bertemu dengan Harry dan Peter di sebuah hotel dekat Heathrow pada 6 Agustus, 2004, dua hari sebelum Community Shields dimulai. Namun dalam perjalanan, agenku, David Geiss, menerima telepon dari David Dein, sosok yang sangat penting di Arsenal. Memang tak terjadi pembicaraan yang cukup spesifik, namun tetap saja, dein adalah orang terdekat Arsene Wenger.

“Ketika itu Arsene Wenger sedang berada di puncak kariernya, dan Arsenal adalah klub yang sangat besar. Dan ketika pada akhirnya aku bertemu dengannya, kami bicara tentang sepakbola selama satu jam lebih. Pembicaraan kami berjalan dengan lancar, tapi sayangnya aku merasa harus menolak tawaran menggiurkan itu.”

Simak berita terbaru setiap hari, gabung dengan telegram kami di http://t.me/beritamufc

Simak juga berita seru terbaru Manchester United lainnya di beritamufc.com (Nina)

 

Sumber gambar: http://thepeoplesperson.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com