Sir Alex Ferguson

Tanggal lahir : 31 Desember 1941
Warga Negara : Scotlandia
Bergabung : 1986-2013
Klub Pemain : Quens Park (1957-1960), St Johnstone (1960-1964), Dunfermeline Athletic (1964-1967), Glasgow Rangers (1967-1969), Fakkirk (1969-1973), Ayr United (1973-1974)
Klub Manager : East Stirlingshire (1974), St. Mirren (1974-1978), Aberdeen (1978-1986), Soctlandia (1985-1986)
Prestasi bersama MU :

  • Premier League (13): 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1996–97, 1998–99, 1999–2000, 2000–01, 2002–03, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2010–11, 2012–13
  • FA Cup (5): 1989–90, 1993–94, 1995–96, 1998–99, 2003–04
  • League Cup (4): 1991–92, 2005–06, 2008–09, 2009–10
  • FA Charity/Community Shield (10): 1990 (shared), 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010, 2011
  • UEFA Champions League (2): 1998–99, 2007–08
  • UEFA Cup Winners’ Cup (1): 1990–9
  • UEFA Super Cup (1): 1991
  • Intercontinental Cup (1): 1999
  • FIFA Club World Cup (1): 2008

Sir Alex Ferguson lahir dari Govan dan merupakan pesepakbola di tahun 1957-1974. Berprestasi biasa-biasa saja sebagai pemain, dia mulai jadi manajer di tahun 1974 menangani East Stirlingshire. Kemudian dia pindah ke St. Mirren hingga dipecat pada tahun 1978. Aberdeen kemudian merekrutnya dan dia sukses di sana untuk menghempaskan dominasi dua Glasgow di Liga Scotlandia. Kesuksesannya membuat dia naik menangani tim nasional Scotlandia di Piala Dunia 1986 setelah Jack Stein manajer utama meninggal dunia.

MU segera merekrutnya ketika manager Ron Atkinson dianggap gagal di bulan November 1986. Bergabung dengan keadaan klub penuh masalah dia segera membenahi semua struktur klub. Termasuk membangun squad untuk menjuarai Liga. Tiga musim tanpa prestasi membuat dirinya sempat digoyang, namun Piala FA tahun 1990 menyelamatkan kariernya. Setelah itu prestasi pun datang tiap tahun. Cup Winners Cup 1991, Chartys Shield 1991, Piala Super 1991, Piala Liga 1992, hingga akhirnya yang ditunggu selama 26 tahun menjuarai Liga Premier tahun 1993. Prestasi tersebut diikuti tahun berikutnya dengan meraih gelar ganda tahun 1994 dan juga tahun 1996 ketika dia mulai memainkan anak-anak muda dari Class 92.

Prestasi sensasionalnya ketika MU meraih tiga gelar sekaligus di Tahun 1999. Liga Champions di tahun itu ditambah Intercontinental Club dianggap sebagai puncak prestasinya. Apalagi tahun 2011 dia berencana pensiun walau akhirnya dibatalkan. Batal Pensiun dia malah semakin kuat. Tiga musim absen menjuara Liga (2004-2006) dia kembali membawa MU menguasai Inggris. 5 gelar juara Liga dari 7 musim kompetisi diraihnya. Bahkan dia menyandingkkannya dengan Liga Champions dan FIFAclub World Cup 2008. Akhir musim 2012/2013 dia pun pensiun di saat kariernya masih di puncak dan menjadi manajer Legenda MU sepanjang sejarah.

Sumber: www.manutd.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com