Sir Bobby Charlton Bicara tentang Duncan Edwards

Berita MUFC – Legenda Manchester United, Sir Bobby Charlton, berbicara mengenai rekan-rekan setimnya yang tewas dalam Tragedi Munich.


PERHATIAN! Kami telah mendeteksi adanya pelanggaran pidana Hak Cipta berupa pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber yang lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113 dengan tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.


6 Februari besok akan menjadi peringatan ke 60, tentang tragedi yang terjadi pada tahun 1958. Pesawat yang membawa para pemain Manchester United jatuh dan hanya 9 orang pemain yang selamat. Sir Bobby Charlton menjadi satu-satunya saksi yang masih hidup dari tragedi itu.

Sir Bobby Charlton mengakui, ia masih sering bertanya-tanya: “Mengapa saya? Mengapa saya yang selamat?”

Tujuh pemain United tewas langsung setelah kejadian. Mereka adalah Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor, dan Billy Whelan. Setelah dibawa ke Rumah Sakit, pemain lainnya juga gagal bertahan hidup, termasuk bintang muda Duncan Edwards, yang meninggal 15 hari kemudian.

Pada usia 21 tahun, Duncan Edwards telah mencatat 177 penampilan bagi United. Dan Charlton sangat menaruh hormat pada rekan setimnya itu. Ia telah meraih 2 gelar liga dan bermain 18 kali untuk timnas Inggris.

“Ia memang hanya seorang bocah, tetapi bocah yang luar biasa. Lihat foto kami. Ia baru berusia 16 tahun dan sudah menjadi sosok yang besar di lapangan,” kata Charlton.

“Ketika kami menjadi pionir tim Inggris di Eropa, ia sudah menjadi pemain yang komplet. Kuat di udara, tak mudah goyah oleh tekel, dan tampil tak kenal lelah di lapangan. Umpannya luar biasa dengan kedua kakinya. Mematikan di depan gawang. Dan saya selalu memandangnya dengan penuh hormat.”

“Tanyakanlah kepada saya, siapa pemain terbesar yang pernah bermain dengan saya. Tanyakan juga siapa pemain terbesar yang pernah saya hadapi. Siapa pemain terbesar yang pernah saya lihat? Semuanya jawabannya sama: Duncan Edward. Pikirkan itu. Pikirkan, saya pernah bermain dengan Bobby Moore, George Best, dan Denis Law. Saya juga pernah menghadapi Pele.”

Sir Matt Busby, manajer tim yang juga bertahan hidup dari tragedi itu, berhasil membujuk Bobby Charlton untuk kembali bermain bola. Keduanya membangun ulang Manchester United dan kembali berjaya di Inggris dan dunia.

Inilah yang menjadi DNA United. Bertahan di setiap bencana dan bangkit kembali menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Coz we are UNITED!

Nantikan berita Manchester United lainnya di beritamufc.com

(AN)

Sumber Gambar: www.dailymail.co.uk

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com