Soal Pogba, MU Bermain “Keras dan Lembut”

Berita MUFC –Lepas dari kemenanganManchester United atas Perth Glory 2-0, media mengerubungi Paul Pogba untuk meminta pendapat sang gelandang tentang masa depannya di United.

PERHATIAN! Pemuatan artikel kami di situs lain tanpa penulisan sumber lengkap serta penerapan kaidah yang diperbolehkan secara hukum merupakan pelanggaran pidana Hak Cipta. Setiap pelanggaran akan kami tuntut sesuai UU No 28 Tahun 2014 Pasal 113  tuntutan maksimal 10 tahun penjara dan/atau denda 4 miliar rupiah.

Paul Pogba dan agennya, Mino Raiola menemukan jalan yang terjal untuk keluar dari Manchester United. Pasalnya, United memainkan strategi “keras dan lembut” untuk mempertahankan sang gelandang.

Pogba sudah mencoba memaksakan keinginannya untuk keluar. Ia telah menyatakan keinginannya mencari tantangan baru. Begitu pula dengan Mino Raiola yang jelas-jelas telah mengatakan kliennya itu ingin pindah klub. Tapi United tak bergeming.

Kepada media Australia, Pogba mengatakan: “Siapa yang butuh berbicara? Saya tak butuh bicara?” Saat ditanya apakah ia akan menemui manajer untuk memaksakan United melepasnya.

United telah bersikap keras terhadap keinginan Pogba dan agennya keluar dari Old Trafford. Kita bisa menyaksikan betapa Solskjaer telah mencopy sikap keras kepala Alex Ferguson.

Karena Pogba dan agennya terus berkoar ingin keluar dari United, maka Solskjaer dan United lantas memutuskan untuk menaikkan harga jual Pogba menjadi 180 juta poundsterling, dari sebelumnya 150 juta poundsterling. United pun mengancam akan terus menaikkan harga Pogba bila sang pemain dan agennya tak segera menutup mulut.

Keputusan ini karuan membuat Juventus mundur teratur. Selain tak bisa membayar jumlah yang diminta, mereka juga memikirkan gaji Pogba yang terlalu besar. Belakangan, Real Madrid juga disebut menarik diri dari perburuan Pogba. Mereka lebih ingin mendapatkan Cristian Eriksen yang harganya lebih murah dari Pogba karena kontraknya habis di akhir musim.

Namun di saat yang sama, Solskjaer juga menunjukkan kelembutan bagi Pogba. Ia melindungi sang pemain dari serangan media, dan menyalahkan sang agen atas berbagai rumor yang menerjang Pogba belakangan ini.

Bahkan setelah pertandingan melawan Perth Glory, Solskjaer mengakui Paul Pogba menjadi salah satu kandidat kapten tim Manchester United musim ini. Posisi kapten menjadi lowong karena kepergian Antonio Valencia

“Yup. Pogba menjadi salah satu kandidat kapten kami. Ada beberapa pilihan nama di sana. Dan kami akan mengumumkannya sebelum musim dimulai,” ujar Solskjaer.

“Sejauh ini, seperti yang Anda lihat, Ashley Young yang memakai ban kapten saat ia bermain. Tetapi kami akan segera memilih satu nama yang akan memakai ban itu secara permanen dengan segera.”

Pogba bermain cukup baik di laga pertama pra-musim United. Ia memberikan satu assist dengan umpan tumit yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Marcus Rashford.

Baca berita terbaru setiap hari, gabung dengan telegram kami di http://t.me/beritamufc

Baca juga  berita seru terbaru Manchester United lainnya di beritamufc.com

(RN)

Sumber Gambar: https://www.express.co.uk

Share
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com