Sejarah MU (18); Transisi 2003-2006

Kepergian David Beckham diikuti oleh assisten Manajer, Carlos Queiroz ke Real Madrid rupanya menjadi titik awal buat MU untuk membangun kekuatan baru. Di musim 2003/2004 merekrut 6 pemain. pemain muda Perancis David Bellion, Eric Djemba-Djemba gelandang nasional Kamerun, Tim Howard penjaga gawang Amerika Serikat, Kleberson pemenang Piala Dunia 2002 bersama Brazil, Cristiano Ronaldo bintang muda asal Portugal, dan Louis Saha penyerang asal Perancis. Kehadiran mereka menandakan berakhirnya masa bakti Juan Sebastian Veron ke Chelsea dan Fabien Barthez ke Marseille. Satu nama yang menjadi pujaan fans MU adalah Cristiano Ronaldo. Pemain yang memiliki skill dan dribbling yang ciamik bahkan mewarisi nomor punggung 7 yang ditinggalkan David Beckham. Selain itu Sir Alex Ferguson juga mengorbitkan pemain muda, Darren Fletcher. MU sendiri tidak stabil. Setelah menjuarai Community Shield, penampilan MU awalnya meyakinkan hingga Rio Ferdinand mendapatkan hukuman 6 bulan tak boleh bermain akibat mangkir tes doping. Tanpa Rio Ferdinand, pertahanan MU menjadi tidak kokoh.Mereka hanya berada di peringkat 3 di bawah Arsenal yang tak terkalahkan di Liga dan klub kaya baru Chelsea. Namun MU berhasil menjuarai Piala FA setelah menang 3-0 atas Milwall di final. Dua gol Ruud van Nistelrooy dan sebuah gol dari Cristiano Ronaldo menjadi penentu gelar ke-11 Piala FA.

Musim 2004/2005, Carlos Quieroz kembali ke MU. Sir Alex Ferguson kemudian mendatangkan Alan Smith, Liam Miller, Gabriel Heinze, Giuseppe Rossi, Gerard Pique, dan pemain muda sensasional, Wayne Rooney. Kehadiran mereka diiringi kepergian pemain Class 92, Nicky Butt ke Newacastle. Debut Rooney diwarnai hatrick pemain muda tersebut di Liga Champions ketika MUmenjamu Fenerbache dengan kemenangan 6-1. Penampilan MU sendiri masih belum stabil walau berhasil menutup rekor tak terkalahkannya Arsenal di Old Trafford ketika menang 2-0 di Old Trafford. Chelsea dengan manajer barunya, Jose Mourinho akhirnya memenangkan Liga sementara MU hanya berada di peringkat 3 kembali.MU juga gagal di Piala FA setelah kalah adu penalty menghadapi Arsenal di partai puncak.

Musim 2005/2006 MU mulai berbenah. Penjaga gawang berpengalaman. Edwin van der Sar dan gelandang asal KoreaSelatan, Park Ji-Sung direkrutnya. MU mulai menjadi pesaing buat Chelsea untuk merebut gelar Liga. Bermasalahnya Roy Keane di tengah kompetisi berbuntut dengan putusnya kontrak sang kapten. MU segera merekrut beck kiri Patrice Evra dari AS Monaco, dan Nemanja Vidic asal Serbia. MU memastikan berada di peringkat kedua setelah kalah 0-3 di Stamford Bridge yang akhirnya memastikan Chelsea menjuarai Liga. Namun sebelumnya MU berhasil meriah Piala Liga setlah menang 4-0 atas Milwall di partai final. Di akhir musim ini, Sir Alex Ferguson mengatakan masa transisi MU sudah berakhir dan siap meraih gelar Liga di musim-musim selanjutnya.

Sumber gambar: talksport.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com