Sejarah MU (16); Treble Winners

banner mufc agustus1

Kegagalan di musim sebelumnya membuat Ferguson membenahi squadnya di musim 1998/1999. Tragedi di kartu merahnya David Beckham di Piala Dunia 1998 ketika menghadapi Argentina membuat suasana hati pemain tak menentu. Menerima teror karena dianggap biang kegagalan Inggris membuat dirinya berniat hengkang ke luar Inggris, namun Ferguson segera mencegahnya dan meyakinkannya untuk bertahan. Selain sukses mempertahankan David Beckham, Ferguson juga merekrut pemain belakang terbaik Belanda dengan rekor transfer pemain belakang sebesar £10.750.000. Dia juga merekrut Jesper Blomvist dari Parma dan striker Aston Villa, Dwight Yorke dengan memecahkan rekor transfer klub sebesar £12.600.000. Berbeda dengan musim sebelumnya, MU bermain buruk di awal musim. Jaap Stam menjadi sasaran kritik karena terlihat sangat rapuh di lini pertahanan. Di Charity Shield, MU mengalami kekalahan 0-3 menghadapi Arsenal. Di Liga Primer, MU nyaris kalah di partai pembuka menghadapi Leicester sebelum tendangan bebas David Beckham berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit-menit akhir setelah sebelumnya MU tertinggal 0-2.

Kemelut di Old Trafford juga terjadi ketika BSkyB yang dipimpin oleh Rupert Murdoch ingin membeli MU. Penentangan fans diakibatkan mereka takut dengan dijualnya MU maka kestabilan klub menjadi hilang. Untunglah konesntrasi   pemain tak teranggu, di babak penyisihan Liga Champions, mereka berhasil mengatasi LKS Łódź sehingga mereka bisa masuk ke penysihan grup di mana mereka berada di grup neraka bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Brondby. Akhirnya penampilan MU pun membaik. Jaap Stam menjadi beck tangguh, dan kombinasi striker Yorke-Cole menjadi duet yang sangat kompak dan mematikan. Penampilan MU semakin berkembang di tiap pertandingan. Ole Gunnar Solskjaer sempat mencetak 4 gol selama 10 menit dia bermain menghadapi Nottinham Forest yang menghasilkan kemenangan 8-1 buat MU. Bersaiing dengan Arsenal dan Chelsea di Liga Primer, MU juga lolos dari grup neraka. Dua kali bermain imbang 3-3 menghadapi Barcelona, lalu imbang 2-2 dan 1-1 menghadapi Bayern Munchen, dan menang 6-2 dan 5-0 atas Bronby membuat MU lolos ke perempatfinal sebagai runner up terbaik. Di Piala FA, MU juga lolos ke perempatfinal setelah menyingkirkan Middlesbrough, Liverpool secara dramatis, dan Fulham. Di perempatfinal Liga Champions, MU berhadapan dengan tim bertabur bintang Inter Milan. Dua gol Dwight Yorke membuat MU unggul 2-0 di Old Trafford. Di San Siro, MU mendapat tekanan dari Ronaldo cs. Gol Nicola Ventola nyaris memberikan harapan pada Inter Milan, namun gol Paul Scholes untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 membawa MU lolos ke semifinal Liga Champions. Sementara itu, di perempatfinal Piala FA, MU harus berhadapan dengan Chelsea. Hasil imbang 0-0 di Old Trafford membuat pertandingan harus diulang di Stamford Bridge. Lagi-lagi Dwight Yorke menjadi pahlawan MU dengan memborong 2 gol untuk kemenangan 2-0.MU pun lolos ke babak semifinal. Arsenal siap menghadang MU untuk merebut 3 gelar di semifinal Piala FA. Hasil imbang 0-0 setelah dianulirnya dengan cara aneh gol Roy Keane membuat pertandingan harus diulang kembali. Di partai ulang, MU harus berjuang keras. Gol David Beckham berhasil disamakan 1-1 oleh Dennis Bergkamp. MU hampir tidak dinaungi keberuntungan ketika Roy Keane harus menerima kartu merah dan Phill Neville mengganjal Ray Parlour yang mengakibatkan penalti di menit-menit akhir. Nasib berkata lain, Peter Schemechel berhasil mengalahkan dewi fortuna yang memayungi kubu Arsenal dengan menahan tendangan penalti Dennis Bergkamp. Satu pahlawan lagi datang ketika perpanjangan waktu. Aksi tarian Ryan Giggs dengan melewati 4 orang dari tengah lapangan sebelum memaksa David Seaman. MU akhirnya menang 2-1 dan lolos ke final Piala FA.  Stelah lolos ke final Piala FA, Ferguson berambisi untuk membawa MU ke final Liga Champions. Tugas berat karena di semifinal MU ditahan imbang 1-1 di Old Trafford. Di pertandingan ke-2 di Delle Alpi, Ferguson memberi peringatan pada kubu Juventus.

“Jangan remehkan semangat Britania” katanya.

Pernyataan Ferguson terbukti benar,  tertinggal 0-2 dengan semangat juang Roy Keane sebagai jenderal lapangan MU berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol Roy Keane, Dwight Yorke, dan Andy Cole. MU lolos ke final, namun MU dipastikan bermain tanpa Roy Keane dan Paul Scholes di final. Hal yang sangat disayangkan oleh Ferguson. Lolos ke-2 final, MU berkonsetrasi ke Liga Primer. Imbang 2-2 menghadapi Liverpool yang dinodai dengan kartu merah Denis Irwin membuat peluang MU semakin menipis. Namun kekalahan pesaing terdekat Arsenal menghadapi Leeds membuat peluang semakin terbuka. Penentuan juara ditentukan oleh pertandingan terakhir di mana MU berhadapan Tottenham sementara Arsenal berhadapan Astpn Villa. Arsenal berhasil mengalahkan Aston Villa, namun semua tak berarti karena gol dari David Beckham dan Andy Cole berhasil membalikkan keadaan di mana MU tertinggal 0-1 lewat gol Les Ferdinand menjadi keunggulan MU 2-1. MU akhirnya berhasil meraih gelar Liga mereka yang ke-12 dan pertama untuk musim ini. Semingu kemudian MU melengkapi gelar Liga dengan menjuarai Piala FA setelah mengalahkan Newcastle 2-0. Ispirasi kemenangan adalah pemain pengganti, Teddy Sheringham yang mencetak satu  gol dan satu assist kepada Paul Scholes. Gelar ganda belum cukup karena Liga Champions adalah ambisi Ferguson sejak lama. Di final Liga Champions menghadapi Bayern Munchen, MU tampil timpang tanpa Roy Keane dan Paul Scholes dengan dipaksanya posisi Beckham dan Giggs yang bukan pada tempatnya. Tertinggal 0-1 lewat gol Mario Basler,  dua sosok pahlawan dimasukkan oleh Ferguson. Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer. Memasuki 4 menit perpanjangan waktu, Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer membalikkan keadaan menjadi 2-1 hanya selang 2 menit. Manchester berpesta pora merayakan gelar ini. Tiga gelar dalam satu musim meruapakan satu prestasi yang jarang bisa diulang kebali. Ambisi Ferguson untuk menyamai prestasi Matt Busby pun akhirnya berhasil diwujudkan.

Sumber gambar: www.manchestereveningnews.co.uk

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com